Ninja Owner Surabaya Plus : Penghuni Setia Sirkuit GBT

 

 Ninja Owner Surabaya Plus. Working, eating en racing, mensinergikan pesatnya Surabaya menjadi rujukan APM big bike membuka dealer satelit. 

 

Sejatinya ini loh, cikal bakal komunitas penggila kecepatan di Surabaya, sejak sport dua silinder mulai diperkenalkan di tanah air, dengan pionirnya Ninja 250 yang telah berevolusi beberapa kali. Nama Ninja tetap dipakai sebagai trade mark dan pertimbangan history, suka dukanya merintis mendirikan NOS, hingga membernya tereliminir dan terfilter.

 

 

Bicara jam terbang, evolusi dan transisi dari hoby penggila kecepatan ke sirkuit resmi, NOS lebih pas ketika menyandang sebagai "Duta Anti Balap Liar". Status penggila kecepatan disandang, lantaran sempat menjadi penguasa trek 1200 di Jatim, cuman sifatnya happy n fun. Hingga akhirnya tertib bergeser ke Surabaya Drag Community dengan trek 201 meter.

 

Nah, sekarang giliran rujukannya ke sirkuit GBT, sejak ada yang mengkoordinir untuk dipakai latihan. Passion full throttle komunitas NOS Plus makin menjadi. Apalagi, nama NOS sekarang berevolusi menjadi NOS Plus, sehubungan makin dominannya big bike all brand yang merapat dengan NOS Plus.

 

Jadi, tak lagi persamaan brand yang merapatkan komunitas ini, melainkan karakter antar person saja yang asyik-asyik, mudah berasimilasi dengan landasan motto working, eating en racing. Sehingga, NOS Plus, tetap eksis sebagai bagian komunitas otomotif roda dua yang lahir di Jatim.

 

Pentolanya tetap Ogenk Monster Blue, Aryo Sweet, Dave Hulk, Anton, Andre, Etus , eh Doni mana ? "Sory mas Doni lagi sibuk kembangkan dealer big bike, "bisik Aryo.  Bedanya, kali ini tantangannya bukan fastest tapi, lebih dipacu improve lebih dalam ke kuda besi berbanding sirkuit. "Bagi kita aktifitas ngebut di GBT lebih beken kita sebut Big Bike Track Day, "terang Ogenk sedikit menaikkan level.

 

Ini dia kalau jam terbang dan passion penggila kecepatan sudah mengakar. Tak ada yang briefing, sektor tapak kaki sudah aplikasi soft compound from Europe. Radius traksinya siap dipakai rebahan macam Jonathan Rea, rider supersports juara dunia asal tim Kawasaki Racing. Bahkan, sektor suspensi sudah merujuk racing adjustable.

 

Rutinitas Big Bike Track Day ini pula yang kembali mengangkat popularitas dan kiprah NOS Plus sebagai komunitas yang mengedepankan safety riding dan zero accident. Fakta dan bukan rekayasa, influenz-nya mampu menjadi magnet, satu persatu member dari komunitas sebelah, mulai banyak ikut bergabung di padock NOS Plus ngegas bareng di GBT.

 

Ogenk NOS Plus. Sosialisasi Big Bike Track Day mengedepankan safety riding & zero accident sebagai kiprah community milenial.

 

Pastinya, yang lebih dulu mencicipi aspal GBT yang jadi mentornya ! oh kita tak pernah mengenal senioritas, kalau pingin ngegas sudah dilepas sama-sama dan enjoy bareng. "Sebab, saya yakin pribadi penggila kecepatan itu rata-rata cerdas dan IQ-nya tinggi, sehingga logaritma berfikirnya lebih efektif, berani dan jeli mengambil keputusan, "urai Ogenk dengan nada agak tinggi.  

 

Dari kebersamaan rutinitias ini pula, secar tak langsung NOS Plus mampu menjelma menjadi private racing school yang sifatnya kebersamaan. Asli, aksi, sosialisasi, kebersamaan owner big bike ngegas bareng ini, sukses mensinergikan mulai pesatnya Surabaya menjadi rujukan APM big bike membuka dealer satelit. Termasuk, speed shop penyedia aparel dan option part racing, turut kebagian berkah, termasuk bengkel spesialisnya yang tak mau disebutkan namanya itu.      pid