Awas... Bahaya Microsleep Saat Berkendara.

BERKENDARA. Jika konsentrasi menurun, wajib istirahat demi hindari microsleep.

Keadaan tidak sadar selama beberapa detik saat berkendara bisa saja kita alami. Meski hanya sekian detik namun kondisi fatal dimungkinkan terjadi. Keadaan tubuh yang kelelahan menjadi faktor utama terjadinya situasi yang kerap disebut dengan microsleep. Menjadi momok dijalan dan sangat berbahaya bagi diri sendiri dan pengendara lainnya.



Konteks tersebut merujuk PT. MPM untuk “Ngoprek"  ( Ngobrol Online Seputar Komunitas) live di instagram @mpmhondajatim dengan tema Bahaya Microsleep Saat Berkendara Sangat Fatal Apabila Diteruskan, weekend lalu.

 

TALKSHOW ONLINE. Ngoprek bareng MPM.



Talkshow yang membahas mengenai microsleep mengundang nara sumber yakni Kepala Bidang Keselamatan dan Berlalu Lintas Angkutan Darat MTI Jatim, I Komang Fery  DK IR dan Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan memberikan tips berkendara untuk menghindari terjadinya microsleep.

 
Berikut tips berkendara untuk menghindari terjadinya microsleep.

1. Pastikan tubuh kita dalam kondisi fit dan Prima. 
Kondisi tidak fit akan membuat tidak konsentrasi dalam berkendara.


2. Gunakan Perlengkapan Berkendara
Memakai perlengkapan berkendara bisa menghindari terjadinya kecelakaan. Selain perlengkapan berkendara juga dipersiapkan kelengkapan motornya seperti surat suratnya.


3. Buatlah road plan perjalanan terlebih dahulu.
Dengan adanya road plan perjalanan membuat pengendara lebih terencana akan melewati rute perjalanan. Pilihlah rute yang menyenangkan.

" Ini penting bagi pengendara yang suka melalukan touring ataupun yang suka berkendara jarak jauh. Dengan adanya road plan,  berkendara menjadi tidak  membosankan " kata Hari Setiawan.


4. Istirahat Secara Berkala.
Apabila melakukan perjalanan jauh, berhentilah sejenak kurang lebih 10 menit setelah berkendara 2 jam.


" Mengendarai motor itu membutuhkan keseimbangan dan  konsentrasi lebih tinggi, karena semua anggota tubuh bergerak. Oleh karena itu ada aturan bahwa setiap 2 jam sekali harus berhenti sejenak untuk memulihkan kondisi tubuh. " kata  I Komang.

 

 


Naskah : nda