|
Dunia
balap liar meninggalkan kesan mendalam di jiwa Yahya. Nggak salah
kalo dia tetap mempertahankan hobinya itu, tapi juga memperhatikan
tampilan motor alias fashion. Cukup minimalis aja asal enak
dilihat, celetuknya.
Dus,
kaki depan dipermak dengan adopsi tromol Ninja yang ditemani cakram
Ninja dijepit kaliper dan master Supra. Biar trendy, pelek Rossi
185-17 dibalut ban Excella 200-17 makin bikin gagah tampilan.
Biar
makin kinclong, kalter, tromol belakang dan swing arm dicelup
krom di kawasan Kedung Cowek, Surabaya. Karena aku demen
banget dengan turing, aku pasangi oil cooler biar mesin tetap
maksimal, bilang pengguna banyak produk Posh ini.
Beralih
urusan bodi, rangka disemprot kelir biru yang dipadu dengan bodi
silver pake cat Danagloss. Jok kukepras tipis dan pembungkusnya
aku beri gambar grafis yang pesan di Cak Mat Ngagel, bilang
Yahya.
Terakhir
gas pembuangan dibikin model freeflow yang tidak meninggalkan
kesan motor balap liar. Untuk biaya aku uda ngabisin sekitar
satu setengah jutaan, itu pun aku masih belum puas, tandas
Yahya.
::
Wibi
|