selamat datang di ototrend.com
edisi 159
 
minggu ke-1 April 2004
otominimalis
                   

SUZUKI SHOGUN ‘02 (MOJOKERTO)
IBE vs hujan

“Masak modif motor hanya kalah dengan dengan musim hujan,” terang Muhajir penyemplak Shogun 110 ‘02.

 

“Masak modif motor hanya kalah dengan dengan musim hujan,” terang Muhajir penyemplak Shogun 110 ‘02. Di tangan si empunya yang juga alumnus STM Raden Patah Mojokerto semplakan hariannya dimodif dengan penambahan audio.

Sebelum penambahan audio si empunya mengubah bagian kaki-kaki terlebih dahulu agar caem. Kaki-kaki diperkurus dengan menggunakan karet ban duo tune ND Premium 200-17. Makin nyaman disemplak saat touring perangkat audio ikutan dipasang.

Tape mengandalkan tape mobil Roadstar yang dibantu dengan CD player merek plasma. Makin nyaman audio visualnya layar teve mengadopsi merek Liliput.

”Konstruksinya bikinan sendiri sehingga butuh waktu 1 hari, 1 malam buat pasang IBE (in bike entertainment),” terang anggota CFM (Ceper Family Mojokerto) yang terpaksa melengserkan fungsi tape mobil menjadi power sebagai penguat suara.

Speaker mengandalkan ukuran kecil berjumlah 4 buah yang ditancapkan di bagian bawah jok 2 biji dan box filter 2 buah. ”Terpaksa menggunakan aki dua biji berkekuatan sama 12 volt,” terang si empunya yang ngendon di kawasan desa Gremek Karang Kedaung Mojokerto.

“Gak kalah dengan audio mobil sebab hujanpun nggak bakal rewel,” terangnya.

::chand


HONDA GRAND ’97 (SURABAYA)
Catwalk on track

Dunia balap liar meninggalkan kesan mendalam di jiwa Yahya.

Dunia balap liar meninggalkan kesan mendalam di jiwa Yahya. Nggak salah kalo dia tetap mempertahankan hobinya itu, tapi juga memperhatikan tampilan motor alias fashion. “Cukup minimalis aja asal enak dilihat,” celetuknya.

Dus, kaki depan dipermak dengan adopsi tromol Ninja yang ditemani cakram Ninja dijepit kaliper dan master Supra. Biar trendy, pelek Rossi 185-17 dibalut ban Excella 200-17 makin bikin gagah tampilan.

Biar makin kinclong, kalter, tromol belakang dan swing arm dicelup krom di kawasan Kedung Cowek, Surabaya. “Karena aku demen banget dengan turing, aku pasangi oil cooler biar mesin tetap maksimal,” bilang pengguna banyak produk Posh ini.

Beralih urusan bodi, rangka disemprot kelir biru yang dipadu dengan bodi silver pake cat Danagloss. “Jok kukepras tipis dan pembungkusnya aku beri gambar grafis yang pesan di Cak Mat Ngagel,” bilang Yahya.

Terakhir gas pembuangan dibikin model freeflow yang tidak meninggalkan kesan motor balap liar. “Untuk biaya aku uda ngabisin sekitar satu setengah jutaan, itu pun aku masih belum puas,” tandas Yahya.

:: Wibi

 

© 2002 ototrend.com ototrend® is a registered trademark
and the ototrend logo are trademarks of pt media oto indonesia, jawa pos