Minggu ini, Balapan Cub Prix Malaysia Mulai Digeber, dan Tanpa Penonton

CUB PRIX MALAYSIA. Jumlah serinya dipangkas.

Jika seluruh kompetisi balap di Indonesia, baik balap roda dua ataupun roda empat akhirnya tidak dilanjukan atau dibatalkan akibat wabah Covid-19, kejuaraan balap motor bebek alias Cub Prix di negeri Jiran justru dipastikan jalan terus, dan akan start weekend ini.




Menyusul kelonggaran MCO atau Movement Control Order (baca-PSBB) oleh pemerintah Malaysia, organizer Petronas Cub Prix Championship, yakni Safe Aim Mutual Sdn Bhd (SAM) pun resmi merilis kalender balapnya musim 2020 sebanyak delapan seri. Dipangkas dua seri dari rencana semula yang 10 seri.




Meskipun terbilang mundur hingga enam bulan, seri perdana Malaysian Cub Prix bakal nongol di sirkuit Internasional Sepang, tanggal 17-18 Juli ini. Jadi date-nya sama dengan penyelenggaraan MotoGP di Jerez Spanyol. "Untuk race 2020, kita kurangi jadi delapan ronde, dan masih mungkin bisa berubah," tukas Ron Hogg, managing director SAM.

 

 

BALAPAN. Hanya di sirkuit permanen dan tanpa penonton.




Dari kalender tersebut, hanya tiga sirkuit yang dipakai yakni sirkuit Internasional Sepang, sirkuit Tangkak di Johor dan sirkuit Gong Badak di Kuala Trengganu. Setelah race perdana di SIC, seri berikutnya dihelat di sirkuit Tangkak 22-23 Agustus. Kemudian di bulan September dan Oktober, masing-masing diadakan dua seri. 2-3 September di Sepang, dan 18-19 September di Kuala Trengganu. Berikutnya, giliran Oktober race kembali balik ke sirkuit Tangkak dan Sepang. Satu-satunya seri yang belum ditentukan adalah seri ketujuh di Sepang, yang mana belum fix tanggalnya. Yang pasti, final seri akan diadakan 12-13 Desember.




Salah satu poin faktor yang membuat balapan Petronas Cub Prix Championship 2020 ini kembali digelar adalah lokasi balapnya yang harus di sirkuit permanen, tanpa penonton dan seluruh personel dan petugas pit atau paddock benar-benar dikontrol organizer dengan protokol kesehatan ketat. "Karena kami tidak mungkin mengontrol penonton yang datang jika lomba diadakan di sirkuit temporer atau non permanen, karena itulah lebih baik diadakan di sirkuit permanen," tutup Ron Hogg.



naskah/foto : punk/istimewa