UMS OTOCONTEST 2019 : Gaungkan Semangat Unity in Diversity, Untuk Menjadi Builder Profesional

UMS OTOCONTEST 2019. Digeber 16-17 November di GOR UMS Solo.

Menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu, UMS Otocontest 2019 yang digeber oleh KMTM Universitas Muhamadiyah Surakarta hadir lagi tahun ini. Tetap mengambil venue legend di kampus UMS Pabelan, event ini juga menyajikan tema dan konten yang semakin menarik.




Tahun ini, tema yang diunggah adalah 'Become Professional Builder', yang mana event ini dibeber banyak subacara, tidak hanya sebagai wadah para penggila modifikasi untuk menampilkan karya mereka, tetapi juga berbagi ilmu dengan kreator lain. Salutnya, UMS Otocontest menghadirkan total 18 kategori, dan menjadi salah satu event kontes modif motor dengan kategori terbanyak.

 

M. ARIF HIDAYAT, KETUA KMTM DAN RADIX ENKAPUTRA, KETUA PANITIA UMS OTOCONTEST 2019. Siap agendakan event ini tahun depan dengan lebih wah.

 

"Kita ingin memberi wadah yang terbuka luas bagi semua aliran modif, karena itu kita buka banyak kelas, dan itu juga tercermin dari logo artwork UMS Otocontest yang menunjukkan jika semua aliran modifikasi bisa disatukan dalam acara ini, sesuai motto Unity in Diversity," jelas Radix Enkaputra, yang didaulat sebagai komandan event tahun ini.

 

BUKA TOTAL 18 KATEGORI. Paling lengkap untuk mewadahi semua aliran modifikasi.



Adapun kategori modifikasi yang dibuka sangat komplit, dari kategori modifikasi harian, bolt on, fashion, racing hingga kategori custom. Adapun kelas yang dilombakan yakni, novice street racing, novice pure thailook, babylook, fashion bolt on open, racing style open, touring style, airbrush, dan decal sticker.

 

HIDUPKAN LAGI KATEGORI FUNKY STYLE. Dibuka aliran transbody dan non transbody.



Selain itu, dibuka lagi kategori funky transbody dan funky non transbody, dua kelas untuk modif funky yang kaya trend modif harian, yang mana aliran modif ini masih punya banyak peminat. Dan bisa dibilang, kelas ini juga sebagai pelepas dahaga kreator funky bike yang selama ini tidak punya panggung untuk menampilkan karyanya, karena tidak banyak event yang membuka kelas ini.

 

KATEGORI CUSTOM. Dari choppy cub, all scrambler tracker hingga chopper bobber.



Tak ketinggalan, kategori yang mewadahi kreator jalur custom juga tetap dibuka, antara lain retro under 90, neo custom, choppy cub dan street cub, all tracker scrambler caferacer, chopper bobber serta kategori free for all. "Ada dua kategori lagi untuk modifikasi scooter matic open dan scooter/vespa klasik open," tambah Radix.

 

Dan sebagai sarana edukasi sekaligus berbagi ilmu modifikasi, dibeber juga rangkaian talkshow dan artworker performance. Untuk talkshow, menghadirkan beberapa narasumber dan praktisi yang berkecimpung keahliannya, seperti Iis Siti Aisyah ST, MT, Phd yang menjabarkan perkembangan industri motor listrik masa depan. Ada juga Eko Edi Purwo dari Racertees, yang menjelaskan bagaimana mengemas brandimage produk lokal, terutama produk-produk otomotif.

 



Tak hanya itu, beberapa artworker kawakan juga menampilkan keahliannya, yakni grafier asal Salatiga, Wisnu Metalwork. Ada juga duo brusher asal Semarang, Wawan Junk Bakwan dan Wawan Gethuk yang berkreasi dengan media helmetnya.

 


Hari ini, merupakan hari terakhir perhelatan UMS Otocontest, yang mana banyak subacara lain yang digeber. Selain modifikasi motor, juga digelar meet up carshow yang diikuti sekitar 60 mobil.

 

 

naskah/foto : punk