Menggiurkan, Beli Ducati Sekarang Bebas Biaya Balik Nama

DISTRIBUTOR TUNGGAL DUCATI DI INDONESIA, PT CAKRA MOTOR SPORT. Beri penawaran menarik bebas BBN.

Pemegang merek sekaligus distributor brand Ducati di Indonesia, PT Cakra Motor Sports (CMS) ngasih tawaran menarik di tengah pandemik Covid-19. Buat para penggemar dan konsumen Ducati, bisa membawa pulang motor impiannya dengan bebas biaya balik nama (BBN).




Penawaran ini jelas menarik dan menggiurkan, mengingat BBN merupakan salah satu komponen biaya pembelian unit yang signifikan di harga, sekitar 10-15% nya, tergantung tipe dan modelnya. Harga motor Ducati paling murah ada tipe Scrambler Sixty2, banderolnya dimulai Rp 234 juta sampai Rp 589 juta off the road. Sementara varian lainnya dijual dari Rp 369 juta hingga Rp 1,25 miliar off the road. So, jika bebas BBN artinya potongan harganya juga lumayan. Pastinya, konsumen yang memanfaatkan program ini, tetap bisa membawa pulang motor Ducatinya full paper on the road alias sudah lengkap BPKB dan STNK.

 

VARIAN DUCATI. Dari model scrambler hingga sport.



"Biasanya kita menjual unit dengan harga Off The Road, dengan adanya program ini konsumen tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk pengurusan Bea Balik Nama," kata Direktur PT Cakra Motor Sports, Luthano Budyanto. Menurut Luthano, pengurusan BBN untuk motor gede (moge) seperti Ducati memerlukan biaya yang cukup mahal. Karenanya, program yang diadakan sejak Januari 2020 ini disambut positif konsumennya.

 


"Namun pelaksanaan program ini sempat tersendat seiring dengan adanya pandemi Covid-19 termasuk aturan PSBB. Berdasarkan hal itulah, kami mengingatkan kembali kepada konsumen bahwa program ini akan berakhir pada bulan Juni 2020 dan setelah itu harganya akan kembali normal," katanya. Program bebas BBN yang berlangsung sejak Januari 2020 ini akan berakhir pada Juni 2020. Program promosi ini dari harga jual Off The Road menjadi On The Road untuk beberapa stok unit yang ada dan berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia.

 


naskah/foto : punk/istimewa