NISSAN MOTOR : Resmi Tutup Pabrik Demi Restrukturisasi Global, Pastikan Aftersales Service Tetap Berjalan

Rencana restrukturisasi untuk memperbaiki bisnis global mereka, membuat Nissan harus mengambil keputusan bisnis radikal dengan penutupan sejumlah pabrik.

 

Kepastian penutupan pabrik Nissan di Indonesia itu disampaikan oleh CEO Nissan Makoto Uchida dalam jumpa pers di Yokohama, Jepang, akhir Mei ini yang juga dipublikasikan di laman resminya. Selanjutnya, Nissan akan berkonsentrasi pada pabriknya di Thailand yang akan dijadikan sebagai basis produksi ASEAN bersama dengan mitra aliansinya.

 

VARIAN NISSAN. Pastikan layanan purnajual tetap berjalan.



Di kawasan ASEAN, Nissan tetap berkolaborasi dengan mitra aliansi, baik dalam berbagi sumber daya, produksi, model, dan teknologi. Selain fasilitas produksi di Indonesia, Nissan juga akan menutup pabriknya di Barcelona, Spanyol, sebagai bagian perampingan untuk efisiensi. Nissan juga akan memangkas biaya tetap sebesar 300 miliar yen atau sekira Rp 41,17 triliun, memangkas kapasitas produksi 20 persen menjadi 5,4 juta unit kendaraan per tahun.

 

Ke depan, Nissan akan memfokuskan bisnis inti untuk pasar Jepang, Tiongkok, dan Amerika Utara. Di Indonesia sendiri, Nissan memiliki dua pabrik yang berlokasi di daerah Jawa Barat. Satu pabrik digunakan untuk memproduksi mobil Nissan dan sudah ditutup lebih awal, pada 2019. Sisanya, untuk produksi merek Datsun yang terdiri dari model Go, Go+, dan Cross. Kemudian diputuskan ditutup juga pada Januari 2020 lalu.

 

 

naskah/foto : tim