Pabrik Ditutup 2023, Pajero Stop Produksi?

PRODUKSI PAJERO. Hanya untuk ekspor di Pajero Manufacturing ( foto : ilustrasi )

Mitsubishi Motors Company telah membuat keputusan akhir untuk menutup Pajero Manufacturing dalam waktu tiga tahun mendatang (2023). Hal ini terkuak setelah sumber yang mengetahui rencana tersebut membeberkannya pada Nikkei Asia.



Pajero Manufacturing yang berbasis di kota Sakahogi, Prefektur Gifu, Jepang sudah menghasilkan mobil-mobil SUV andalan Mitsubishi, salah satunya Pajero Sport. Bahkan rencananya Mitsubishi Motors juga bermaksud menghentikan produksi Pajero yang sampai sejauh ini masih terus diekspor ke berbagai negara.



Pajero Manufacturing sendiri sudah tidak memproduksi model Pajero untuk pasar domestik Jepang tahun 2019 lalu. Tetapi masih memproduksi Pajero untuk kebutuhan ekspor, Delica dan Outlander.  Tahun lalu, Pajero Manufacturing bisa membuat 63 ribu unit mobil Mitsubishi, 10 persen dari keseluruhan produksi domestik Mitsubishi Motors.



Dengan penutupan pabrik tersebut, produksi mobil Delica dan Outlander akan dipindahkan ke Okazaki Manufacturing, anak perusahaan Mitsubishi Motors yang berbasis di kota Okazaki, Prefektur Aichi, dan di tempat lain. Sementara sebagian karyawan yang berjumlah total 900 orang akan dipindahkan.



Pajero Manufacturing menjadi pabrik Mitsubishi Motors domestik pertama yang ditutup dalam kurun waktu 20 tahun. Terakhir di tahun 2001, pabrik Ooe di ibukota Prefektur Aichi, Nagoya ditutup. Tapi Mitsubishi Motors bukan satu-satunya merek yang merasakan betul dampak dari pandemi COVID-19 ini. Dua raksasa otomotif lainnya, Toyota dan Honda juga mengalami nasib serupa.



Masih di Jepang, Toyota Motor juga memutuskan untuk menutup pabrik perusahaan Higashi-Fuji di kota Susono di Prefektur Shizuoka akhir tahun ini, sementara Honda Motor akan menutup pabrik Sayama di kota Sayama di Prefektur Saitama pada tahun 2021. Aksi tutup pabrik ramai-ramai ini bertujuan untuk mengurangi kapasitas produksi yang berlebihan karena di pasar domestik (Jepang) penjualan mobil baru memang menyusut cukup tajam efek pandemi.


naskah/foto : tim