Monday, Nov 24th

Last update:11:54:00 AM GMT

You are here: OTOTEKNIK TUNEUP Yamaha Vega-R 09 Denpasar: NAIK STROKE=AS KRUK VEGA ZR

iklan ototrend edisi

BEST KNALPOT

Yamaha Vega-R 09 Denpasar: NAIK STROKE=AS KRUK VEGA ZR

User Rating: / 53
PoorBest 
Yamaha Vega-R 09 Denpasar: NAIK STROKE=AS KRUK VEGA ZR

Louise “Kadal” Marcell joki drag en balap liar kawak from Surabaya ini muncul lagi. Lama tak berlaga, kabarnya sekarang fokus utak-atik skutik. Kini ia balik mesra dengan Samsul Akhmadi tuner yang sempat membesarkan nama Surabaya sejak tahun 2000, di dunia dragbike skala nasional.
Kini Louise juga memacu motor tim lamanya milik Putu Erna Kartini, yang punya bendera Star V-Orange Motosport yang punya markas di Jl. Gunung Saputan, Denpasar, Bali.

Ada yang menarik di Vega pacuannya saat ini, as kruknya mengaplikasi Yamaha Vega ZR, dengan nilai 57,9 mm. So, Tomi sang tuner kini tak perlu repot untuk menggeser big end. Sipnya, dalam pemakaian bearing as kruk sama dengan Jupiter-Z. Hanya saja tonjolan daging crank case yang dekat dengan as kruk, dikikis rata dengan bor tune.

Masih belum selesai sampai disini, perangkat stang pistonnya digantikan Mio, dengan alasan lebih panjang. Sehingga, pembentukan sudut stang piston pada  piston tercipta lebih kecil. “Dan tingkat gesekan yang dihasilkan jadi lebih rendah, ”kata Tomi.

Kelar mengurusi stroke mesin yang menjadi 57,9 mm, kini giliran piston diganti milik Tiger (63,5 mm). Kapasitas mesin pun langsung melejit hingga 183 cc. Suplai avgas dilayani Keihin 28 mm, dengan lubang venturi yang dijadikan 30 cc. Untuk mengikuti peningkatan kapasitas gas segar yang kian pekat dan menjamin akurasi gas segar lebih responsif, maka pemakaian katup diatur ulang.

Untuk katup masuk memakai diameter (34 mm) dan katup buang (27 mm). Sampai disini saja, kompresi yang dihasilkan terlampau tinggi. Untuk menyiasatinya, noken as pun diatur ulang. Angka over lap dipermainkan lebih lebar, untuk membocorkan kompresi agar gasingan bawah tetap jalan. Itu sama halnya dengan menambah daging di sektor closing flank serta opening flank cam shaft. Itu saja durasi noken terhitung busur derajat 305 derajat (in) dan 285 (ex).

Beralih ke sektor calter kopling, gigi primer dan skunder nya mengaplikasi orsi bawaan Vega. Hanya saja, pemakaian bobot fly wheel nya extreme. Sebab, Tomi menakar bobot 1 Kg, berbanding bobot rotor magnet yang dijadikan 550 gram. “Lumayan buat mendoping respon motor pas start, agar lontarannya juga agresif, ”terang Louise.

Itu saja perbandingan gigi rasio masih diperberat lewat perbandingan gigi 1(32-13), 2(27-16) dan 4(21-22) dan disempurnakan final gear 14-36. Doping perangkat pengapiannya disokong CDI BRT Imax 24 step disulut koil Suzuki RM-125. Catatan waktu yang diukir Louise di 201 meter pun fantastis terhitung 8,7 detik. .: pid

Spesifikasi
Karbu         : Keihin 28 mm
CDI            : BRT I-Max
Koil            : RM-125
Piston        : Tiger
As kruk      : Yamaha Vega ZR
Final gear   : 14-36