Sunday, Sep 21st

Last update:09:59:29 PM GMT

You are here: OTOTEKNIK GUIDES Pahami Kerja Radiator: JANGAN SALAH BELI WATER COOLANT

iklan ototrend edisi

BEST KNALPOT

Pahami Kerja Radiator: JANGAN SALAH BELI WATER COOLANT

User Rating: / 26
PoorBest 
Pahami Kerja Radiator: JANGAN SALAH BELI WATER COOLANT

Perkembanagan motor di tanah air terjadi cukup pesat, antar pabrikan pun bertarung teknologi untuk merebut pasar dan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satu point penting dijadikan sebagai tolak ukur kecanggihan teknologi yang disandang motor, yakni model penstabil suhu mesinnya. Di pasaran terbagi 3 model, konvensional, oil cooler dan radiator.

Kalau dibandingkan dari ketiga model tersebut, radiator mulai marak diaplikasi, baik di bebek, sport dan matic. Seperti yang diaplikasi pada Yamaha MX, Xeon, V-Ixion, Honda CBR 250, NSR, Sonic dan Vario, Kawasaki Ninja 150 dan Ninja 250.

Dari sistem pendingin ini, konsumen mengalami ketergantungan dalam hal pemakaian water coolant. Dan apa yang paling penting dijadikan dasar dalam memilih dan memakai water coolant, selain anjuran pabrik ?. Dan bagaimana aturan pemakaian water coolant yang benar ?

“Pertama adalah spesifikasi mekanis thermostat serta tutup radiator,” buka Agus instruktur sekolah mekanik JSTC, di kawasan Margorejo Indah, Surabaya. Sebab, mekanis thermostat dan tutup radiator, tergantung dengan terjadinya perubahan suhu mesin dan suhu water coolant.


THERMOSTAT
Fungsinya, thermostat bertugas mempertahankan suhu air pada pencapaian titik suhu efektif mesin di bawah 100 derajat. Maka titik suhu mekanis thermostat harus sanggup dilampui oleh titik didih water coolant.

“Artinya titik didih water coolant yang harus lebih tinggi. Agar, siklus water coolant di radiator dapat terjadi,” ingat Yono, chief mekanik Kawasaki PT. Surapita Unitrans di kawasan Jemursari, Surabaya. Berikut data, di suhu water coolant berapa thermostat mulai bekerja ?.

SUHU THERMOSTAT MULAI AKTIF
Honda Sonic        : 72 derajat
Honda Vario         : 74 derajat
Honda NSR         : 92 derajat
Honda CBR 250     : 81 derajat
Yamaha MX        : 80,5 derajat
Yamaha V-Ixion     : 80,5 derajat
Kawasaki Ninja 150     : 90 derajat
Kawasaki Ninja 250     : 96 derajat

Dengan demikian water coolant yang diaplikasi, harus diatas spesifikasi mekanis thermostat. Dan bagaimana cara mengenal thermostat yang mengalami penyimpangan atau mulai rusak ?.

Cara paling mudah adalah lepas thermostat dan rebus thermostat di dalam panci bersama air. Nanti pada saat suhu tertentu thermostat akan membuka. Sebaiknya dibarengi dengan alat pengatur suhu jadi bisa tahu akurat pada suhu air berapa thermostat tersebut membuka.

Apabila terlalu cepat dari suhu yang direkomendasi thermostat itu maka artinya pegas termostat sudah terlalu lemah. “Komponen thermostat yang biasa mengalami kerusakan adalah tekanan pegas mulai lembek, selain itu lubang by pas juga rawan ditimbuni kerak,” timpal Ilham instruktur education Yamaha PT.STSJ, di kawasan Basuki Rahmat, Surabaya.

Ketika tekanan pegas mulai lembek, titik suhu thermostat makin rendah saat katup membuka. Sirkulasi water coolant, tak menunggu panas sudah bersirkulasi. Performa mesin jadi mengalami penurunan dan sifatnya sementara.  

Atau saat termostat ‘direbus’ tapi termostat terlalu banyak kerak sehingga malah ogah membuka sehingga menghalangi jalur sirkulasi air radiator. “Kalau lubang by pass yang ditumpuki kerak, extra fan jadi mudah menyala pada radiator yang memakainya. Sebab, suhu air radiator mudah naik dan terdeteksi sensor extra fan,” beber Yono.

Untuk itu, beberapa produk motor, baik sport, bebek dan matic, memerlukan water coolant yang titik didihnya di atas rata-rata 100 derajat. Berikut datanya ;

Honda Sonic        : 95 - 105 derajat
Honda Vario         : 85 - 105 derajat
Honda NSR         : 115 - 126 derajat
Honda MX        : 100 - 110 derajat
Honda CBR 250     : 100 - 126 derajat
Yamaha V-Ixion    : 100 - 115 derajat
Kawasaki Ninja 150     : 100 - 110 derajat
Kawasaki Ninja 250     : 110 - 138 derajat


Maka perhatikan dan diingat angka maksimal titik didihnya yang bisa dijadikan pegangan saat mengganti water coolant non rekomendasi pabrikan. Apa yang terjadi saat salah dalam pemakaian water coolant ?

Kalau water coolant terlalu tinggi angka titik didihnya maka akan berefek slang karet mudah mengembang atau melentung di bagian in radiator. Dan ketika water coolant terlalu rendah angka titik didih maka water coolant akan mudah menguap. “Bisa dilakukan pengecekan pada kapasitas reservoir dan dipastikan mudah mengalami penyusutan,” yakin Agus. 


TUTUP RADIATOR

Selain itu ada perangkat vital lain, yakni tutup radiator yang juga memiliki tugas membuka dan menutup katup by pass ke reservoir. Dan menjadi penunjang kestabilan kapasitas water coolant yang dibutuhkan oleh radiator saat kondisi normal dan mengalami penyimpangan. 

Fungsi tutup radiator, sebagai pengatur aliran water coolant yang bersirkulasi di radiator berdasar suhu mesin. Katup dalam tutup radiator akan membuka ketika suhu water coolant dan tekanannya meningkat tinggi seperti saat panas.

Saat terjadi titik didih, water coolant yang berada pada kisi radiator akan muntah ke tabung reservoir, untuk mengurangi panas dalam keperluan menstabilkan tekanan pada jalur radiator. “Dan saat kondisi radiator mulai dingin, air akan kembali ke jalur radiator yang sama, efek perbedaan tekanan atau kevakuman,” urai Ilham.

Saat tutup radiator bekerja maksimal atau normal, artinya dapat “membuka: dan mengalirkan air radiator masuk kembali ke reservoir pada saat air radiator mencapai suhu 100 derajat.

Tetapi apabila tutup radiator tidak bekerja maksimal, maka klep di tutup radiator “tidak membuka” sehingga air radiator yang panas tersebut tidak dapat kembali ke reservoir dan mengakibatkan selang melepuh dan pecah atau apabila radiatornya menggunakan extra fan maka kipas ini lebih cepat menyala daripada biasanya. “Itu cara yang paling mudah untuk mengecek kondisi tutup radiator,” bilang Ilham. Dan tidak ada jalan lain, tutup radiator perlu diganti baru.

Untuk memastikannya lagi, bisa diboyong ke bengkel umum dan dilakukan pengecekan dengan alat khusus. “Nama alatnya, indikator tester radiator cap, untuk mengetahui data akurat serta penyimpangan yang terjadi pada tekanan katup tutup radiator,” ingat Yono.  

DATA TEKANAN KATUP TUTUP RADIATOR

Honda Sonic        : 108 Kpa
Honda Vario         : 16 Psi 
Honda NSR         : 13 Psi
Honda CBR 250     : 93,2 – 122,6 Kpa
Yamaha MX        : 93,2 – 122 Kpa
Yamaha V-Ixion     : 13,5 – 17,8 Psi
Kawasaki Ninja 150     : 98 Kpa – 117 Kpa
Kawasaki Ninja 250     : 97,4 – 128,1 Kpa

Sehingga saat membeli tutup radiator baru dan tidak ada bawaan orisinil motor, maka dapat digunakan tutup radiator lain asal diameternya sama dan memiliki tekanan yang sama dengan bawaan motor seperti data di atas agar tidak mengurangi kinerja radiator secara keseluruhan.


.:.

JANGKA WAKTU PENGGANTIAN WATER COOLANT

Kapan saat nya mengganti water coolant ? untuk semua motor dari bebek, matic dan sport, wajib dilakukan setiap 12 ribu Km - 15 ribu Km atau 2 tahun, mana yang lebih cepat ditempuh. Untuk kapasitas nya di sport rata-rata pakai 1 liter – 1,1 liter, bebek dan matic 750 cc. Berikut dengan penambahan pada tabung reservoir yang berbeda-beda kapasitas water coolant nya.

Kapasitas water coolant radiator    Kapasitas reservoir
Honda Sonic               0,72 liter                                    0,32 liter
Honda NSR 150          0,79 liter                                    0,24 liter
Honda Vario               0,49 liter                                    0,32 liter
Honda CBR 250          1,1 liter                                     0,25 liter
Yamaha MX               0,62 liter                                    0,28 liter
Yamaha V-Ixion        0,79 liter                                    0,25 liter
Kawasaki Ninja 150    1,05 liter                                    0,25 liter
Kawasaki Ninja 250    1,4 liter (reservoir)

Bagaimana ketika water coolant mengalami penyusutan ? cukup ditambahkan dengan air mineral isi ulang yang minim zat garam dan zat kapur nya. Untuk menambahkan lakukan saat mesin dingin. Tapi ketika kondisi darurat yang harus segera ditambahkan air, untuk membuka tutup radiator lakukan pelan-pelan. “Untuk menghindari terjadi nya semburan dari celah tutup radiator,”wanti Yono.



.:.

4 LANGKAH MENGENALI KUALITAS WATER COOLANT

Bagaimana cara mengenal spesifikasi water coolant yang bagus ?
- Tahan dengan panas mesin, nggak cepat menguap ketika kena panas mesin.
- Memiliki sifat pendingin, mudah melepas panas suhu mesin
- Anti karat-kerak, bagian water pump memiliki kadar besi di beberapa part nya. Kalau sampai terjadi karat dan timbunan kerak, akan mudah menyebabkan sil geser dan sil kedap water pump jebol.
- Minim memiliki kandungan pelumas, formula water coolant yang bagus ada kadar minyak nya. Dan diindikasi sebagai anti freeze water coolant, saat suhu mesin dingin atau motor lama tak dipakai. 

HARGA PER LITER
Master        Rp. 25 ribu     Titik didih 120 derajat celcius
Cocok untuk : Yamaha V-Ixion dan Honda NSR

Prestone     Rp. 23,5 ribu     Titik didih 126 derajat celcius        
Cocok untuk : Honda CBR 250 dan Honda NSR

Top-1        Rp. 18 ribu     Titik didih 118 derajat celcius    
Cocok untuk : Honda Sonic, Honda Vario, Yamaha MX dan Yamaha V-Ixion

Sieken        Rp. 30 ribu     Titik didih 138 derajat celcius    
Cocok untuk : Kawasaki Ninja 250

 

Comments  

 
-1 #11 kirun 2013-10-24 03:25
Masa sih...OTOTREND?? ada HONDA MX (pemb. Titik didih water coolant) g mana sh....produk baru kali y...
Quote
 
 
0 #10 hendra 2013-10-19 22:48
lalu bagaimana cara menentukan kualitas air coolant di radiator saat waktunya harus ganti thanks gan,,,
Quote
 
 
0 #9 Insan 2013-09-28 02:26
:-)
Quote
 
 
0 #8 ridho 2013-08-15 02:54
Water coolant yang cocok buat Xeon apa?? :sigh:
Quote
 
 
+1 #7 muhammad syarif hida 2013-07-24 08:46
bagaimana caranya mengganti radiator yang tanpa air cooller dengan yang pakai air cooler gan mohon infonya,,,,,,,, ,,,,,,,,,,sya tunggu mohon di balas
Quote
 
 
-1 #6 donny 2013-05-26 11:54
pertama-tama saya ucapkan banyak terima-kasih atas tulisannya, bagi saya sangat berharga sekali.
saya sudah 5 tahun ini mengendarai kawasaki ninja 150.
tapi belakangan ini koq, motor saya rewel sekali.
- motor saya skrng lebih terasa cepat panas disertai bau seperti hangus,
- susah distarter, tipe motor saya kick starter
- setiap distarter, ada suara seperti ban bocor di knalpot (angin)
Saya udah cek busi, tapi busi ok.
kira2 apa ya penyebabnya sehingga motor saya seperti "masuk angin"?
terima kasih.
Quote
 
 
-1 #5 uuk 2013-04-24 19:49
kalau water coolant nya tidak sesuai spesifikasi mesinnya, apa dampaknya terhadap mesin gan...
Quote
 
 
+3 #4 Kow 2012-09-26 17:21
wah tulisannya lengkap banget, mulai detil sampai harga :D makasih banyak infonya
Setelah baca poin 4, saya jadi ingin menggunakan prestone untuk vario :)
Quote
 
 
-9 #3 Yudi Loanda 2012-08-26 03:28
Lebih baik menggunakan air murni, aquadest,
Quote
 
 
0 #2 dede 2012-04-03 08:49
makasih atas pegarahan nya.
Quote
 

Add comment

BICARALAH! sebelum bicara itu dilarang.
TERIMAKASIH bila komentar-pertanyaan disampaikan secara BAIK dan TEPAT.


Security code
Refresh